Showing posts with label Islam. Show all posts
Showing posts with label Islam. Show all posts

Thursday, April 10, 2008

Status Kehalalan BreadTalk

Baru baca dari milis yang isinya MUI tidak bisa menjamin kehalalan roti BreadTalk karena BreadTalk belum mengajukan perpanjangan sertifikat kehalalannya yang telah kadaluarsa sejak September 2007 kemarin. Di satu sisi MUI mengatakan manajemen BreadTalk tidak memiliki itikad baik untuk memperpanjang sertifikat kehalalannya. Di sisi yang lain manajemen BreadTalk mengatakan produknya 100 % halal.

Yah, semuanya kembali ke diri masing-masing lah. Semoga bisa menjadi bahan pertimbangan buat rekan-rekan Muslim yang suka roti BreadTalk.

Informasi terkait:

Wednesday, December 19, 2007

Jangan Tangisi Apa yang Bukan Milikmu

Menemukan artikel yang cukup menarik untuk disimak dan dijadikan bahan perenungan. Siapa tahu bisa bermanfaat khususnya untuk orang-orang yang memiliki angan-angan atau keinginan yang belum atau tidak tercapai, termasuk dalam urusan jodoh :P.


Dalam perjalanan hidup ini seringkali kita merasa kecewa. Kecewa sekali. Sesuatu yang luput dari genggaman, keinginan yang tidak tercapai, kenyataan yang tidak sesuai harapan. Akhirnya angan ini lelah berandai-andai ria. Sungguh semua itu telah hadirkan nelangsa yang begitu menggelora dalam jiwa.

Dan sungguh sangat beruntung andai dalam saat-saat terguncangnya jiwa masih ada setitik cahaya dalam kalbu untuk merenungi kebenaran. Masih ada kekuatan untuk melangkahkan kaki menuju majelis-majelis ilmu, majelis-majelis dzikir yang akan mengantarkan pada ketentraman jiwa.

Hidup ini ibarat belantara. Tempat kita mengejar berbagai keinginan. Dan memang manusia diciptakan mempunyai kehendak, mempunyai keinginan. Tetapi tidak setiap yang kita inginkan bisa terbukti, tidak setiap yang kita mau bisa tercapai. Dan tidak mudah menyadari bahwa apa yang bukan menjadi hak kita tak perlu kita tangisi. Banyak orang yang tidak sadar bahwa hidup ini tidak punya satu hukum : harus sukses, harus bahagia atau harus-harus yang lain.

Betapa banyak orang yang sukses tetapi lupa bahwa sejatinya itu semua pemberian Allah hingga membuatnya sombong dan bertindak sewenang-wenang. Begitu juga kegagalan sering tidak dihadapi dengan benar. Padahal dimensi tauhid dari kegagalan adalah tidak tercapainya apa yang memang bukan hak kita. Padahal hakekat kegagalan adalah tidak terengkuhnya apa yang memang bukan hak kita.

Apa yang memang menjadi jatah kita di dunia, entah itu Rizki, jabatan, kedudukan pasti akan Allah sampaikan. Tetapi apa yang memang bukan milik kita, ia tidak akan bisa kita miliki, meski ia nyaris menghampiri kita, meski kita mati-matian mengusahakannya.

"Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakanya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berdukacita terhadap apa yang luput dari kamu dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikaNya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri." (QS. Al-Hadid : 22-23).

Demikian juga bagi yang sedang galau terhadap jodoh. Kadang kita tak sadar mendikte Allah tentang jodoh kita, bukannya meminta yang terbaik dalam istikharah kita tetapi benar-benar mendikte Allah : Pokoknya harus dia Ya Allah… harus dia, karena aku sangat mencintainya. Seakan kita jadi yang menentukan segalanya, kita meminta dengan paksa. Dan akhirnya kalaupun Allah memberikanya maka tak selalu itu yang terbaik. Bisa jadi Allah tak mengulurkannya tidak dengan kelembutan, tapi melemparkanya dengan marah karena niat kita yang terkotori.

Maka wahai jiwa yang sedang gundah, dengarkan firman dari Allah : "… Boleh jadi kalian membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagi kalian. Dan boleh jadi kalian mencintai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi kalian. Allah Maha mengetahui kalian tidak mengetahui." (QS. Al-Baqarah : 216).

Maka setelah ini wahai jiwa, jangan kau hanyut dalam nestapa jiwa berkepanjangan terhadap apa-apa yang luput darimu. Setelah ini harus benar-benar dipikirkan bahwa apa-apa yang kita rasa perlu di dunia ini harus benar-benar perlu bila ada relevansinya dengan harapan kita akan bahagia di akhirat. Karena seorang mukmin tidak hidup untuk dunia tetapi menjadikan dunia untuk mencari hidup yang sesungguhnya : hidup di akhirat kelak!

Maka sudahlah, jangan kau tangisi apa yang bukan milikmu!

Sumber: http://kotasantri.com/beranda.php?aksi=Detail&sid=94
Penulis: Firmansyah

Wednesday, October 10, 2007

HaditsWeb 3.0

Kebetulan dapet dari milis...

Di aplikasi HaditsWeb 3.0 ini terdapat:

  • Al-Qur'an dan Terjemahannya
  • Pendahuluan, yakni pembahasan awal mengenai ilmu hadits
  • Ringkasan Shahih Bukhari
  • Kumpulan Hadits dari Shahih Muslim
  • Ringkasan Syarah Arba'in An-Nawawi
  • Kitab Hadits Bulughul Maram Min Adillatil Ahkam
  • 1100 Hadits Terpilih
  • Sejarah Singkat Beberapa Ahli Hadits
  • Artikel-Artikel Tentang Hadits
  • Dan informasi-informasi menarik lainnya
Sebenernya cuma file CHM aja sih. Jadi bisa dicopy kalo sudah diinstall.

Aplikasinya dapat diunduh disini:
http://www.sendspace.com/file/588jtb
http://www.savefile.com/files/880974
http://www.axifile.com/?5830425
http://rapidshare.com/files/42418416/HaditsWeb3_Setup.zip


Untuk informasi lebih lanjut dapat mengunjungi http://opi.110mb.com/.

Friday, May 11, 2007

Terjemahan Alquran di YM

Dapat dari milis...

Add contact berikut ini di YM:
Quran.Noor atau Quran.Mubeen

Selanjutnya, untuk mendapatkan terjemahan dari ayat tertentu kirimkan pesan:

  • quran id [no surat]:[no ayat], untuk terjemahan dalam Bhs Indonesia
  • quran [no surat]:[no ayat], untuk terjemahan dalam Bhs Inggris
Misalnya untuk mendapatkan terjemahan surat An Naas ayat 1-6 dalam Bhs Indonesia, kirimkan pesan :

quran id 114:1-6